twitter
rss

Oleh: Prof. Dr. H. Maragustam, M.A. dan Drs H Mangun Budiyanto, MSI

ASPEK-ASPEK PENDIDIKAN BARAT PENDIDIKAN ISLAM
Proses Belajar Mengajar Karena sekularistik-materialistik, maka motif dan objek belajar-mengajar semata-mata masalah keduniaan Aktivitas belajar-mengajar ialah amal ibadah, berkaitan erat dengan pengabdian kepada Allah
Tanggungjawab belajar mengajar Semat-mata urusan manusia Disamping tanggungjawab kemanusiaan, juga tanggungjawab keagamaan. Karena dalam belajar mengajar, terdapat hak-hak Allah dan hak-hak makhluk lainnya pada setiap individu, khususnya bagi orang yang berilmu
Kepentingan Belajar Belajar hanyalah untuk kepentingan dunia, sekarang dan di sini Belajar tidak hanya untuk kepentingan hidup dunia sekarang, tetapi juga untuk kebahagiaan hidup di akhirat nanti
Konsep Pendidikan Barat pada umumnya tidak mengaitkan pendidikan dengan pahala dan dosa. Ilmu itu bebas nilai (values free). Islam mengaitkannya dengan pahala dan dosa karena kebajikan dan akhlak mulia merupakan unsur pokok dalam pendidikan Islam.
Tujuan Akhir Pendidikan Hidup sejahtera di dunia secara maksimal baik sebagai warga Negara maupun sebagai warga masyarakat. Terwujudnya insan kamil (manusia sempurna dan paripurna), yang pembentukannya selalu dalam proses sepanjang hidup (has a beginning but not an end).

PERBEDAAN ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN BARAT MENGENAI EMPERISME

Oleh: Prof. Dr. H. Maragustam, M.A.


ASPEK PERBEDAAN ANTARA EMPERISME DAN ISLAM EMPERISME ISLAM
ASPEK EMPERISME ISLAM
Manusia lahir dalam keadaan suci bersih Emperisme lebih cenderung member pengertian suci bersih sebagai sesuatu yang kosong Islam cenderung memahami suci bersih bukan kosong tapi potensi dasar (fitrah)
Usaha keberhasilan pendidikan Memberi peran lebih besar dan bahkan menentukan dalam keberhasilan pendidikan Islam member keterbatasan usaha bagi keberhasilan pendidikan
Pusat Perhatian Pendidikan Antroposentris dan kosmosentris Teosentris. Antroposentris dan kosmosentris (teoantropokosmosentris)
PERSAMAAN ANTARA EMPERISME DAN ISLAM
ASPEK EMPERISME ISLAM
Manusia lahir dalam keadaan suci bersih Emperisme mengakuinya Islam juga mengakuinya

PERBEDAAN ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN BARAT MENGENAI NATIVISME

Oleh: Prof. Dr. H. Maragustam, M.A.

ASPEK PERBEDAAN ANTARA EMPERISME DAN ISLAM NATIVISME ISLAM
ASPEK NATIVISME ISLAM
Tugas Pendidik Terbatas sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran Tidak cukup sebagai fasilitator melainkan juga ikut bertanggungjawab pembentukan peserta didik yang beriman dan bertakwa
Pustat Perhatian Pendidikan Antroposentris dan kosmosentris Teosentris. Antroposentris dan kosmosentris
PERSAMAAN ANTARA NATIVISME DAN ISLAM
ASPEK NATIVISME ISLAM
Pentingnya faktor pembawaan (heriditas) Nativisme mengakuinya Islam juga mengakuinya
Pendidik lebih identik berfungsi sebagai fasilitator Nativisme mengakuinya Islam pun mengakuinya

PERBEDAAN ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN BARAT MENGENAI KONVERGENSI

Oleh: Prof. Dr. H. Maragustam, M.A.

ASPEK PERBEDAAN ANTARA KONVERGENSI DAN ISLAM
ASPEK KONVERGENSI ISLAM
Arah pengembangan kepribadian peserta didik Konvergensi lebih cenderung kea rah kesejahteraan hidup di dunia Islam cenderung kea rah kehidupan dunia dan akhirat yang serimbang dan pengabdian kepada Allah (QS. Al-Zariyat (51):56 dan Al-Qashas (28): 77.
Kebebasan dan keterikatan dalam keberhasilan pembelajaran Keterikatan berdasar pada unsure dunia semata Sedangkan Islam keterikatan itu disamping unsure duniawi tapi juga unsure ukhrawi
Pusat Perhatian Pendidikan Antroposentris dan kosmosentris Teosentris. Antroposentris dan kosmosentris
PERSAMAAN ANTARA KONVERGENSI DAN ISLAM
ASPEK KONVERGENSI ISLAM
Faktor dasar (endogen) dan factor ajar (eksogen) penting bagi pembentukan dan pengembangan kepribadian peserta didik Konvergensi mengakuinya Islam juga mengakuinya
Adanya kebebasan dan keterikatan Konvergensi mengakuinya Islam mengakuinya

0 komentar:

Posting Komentar